
Apakah tidak ada jalan lain untuk memecahkan telor sembilan naga selain dengan pedang agama?
Kenapa sieh selalu memainkan strategi yang sama dimanapun berada yang terbukti pasti juga selalu tambah runyam dan berkepanjangan?
Iman kuat tapi kolot, sehingga dengan mudah dijadikan keledai pengangkut jabatan dan harta pebisnis yang cerdas.
Keledai itu makannya ya rumput, tidak akan pernah bisa makan roti, apalagi sate, tidurpun tidak akan pernah bisa di atas kasur.
إن أنكر الأصوات لصوت الحمير
"Sesungguhnya lebih merisihkannya suara adalah suara keledai"
Iya, walaupun lengkingannya itu terdengar seperti Takbir, tapi karena keluar dari kejengkelan hati, jadi terasa di telinga bagaikan tawa kuntilanak yang jubahnya tersangkut di batu nisan.
Jangan pelit beli Madu Suwuk to, itu kan sangat bermanfaat untuk menutrisi otak, dan insyaalloh setelah kecerdasan kalian peroleh, kalian akan menertawakan tindakan primitif yang kemaren.
Salam Njedindil ToniBoster
Kenapa sieh selalu memainkan strategi yang sama dimanapun berada yang terbukti pasti juga selalu tambah runyam dan berkepanjangan?
Iman kuat tapi kolot, sehingga dengan mudah dijadikan keledai pengangkut jabatan dan harta pebisnis yang cerdas.
Keledai itu makannya ya rumput, tidak akan pernah bisa makan roti, apalagi sate, tidurpun tidak akan pernah bisa di atas kasur.
إن أنكر الأصوات لصوت الحمير
"Sesungguhnya lebih merisihkannya suara adalah suara keledai"
Iya, walaupun lengkingannya itu terdengar seperti Takbir, tapi karena keluar dari kejengkelan hati, jadi terasa di telinga bagaikan tawa kuntilanak yang jubahnya tersangkut di batu nisan.
Jangan pelit beli Madu Suwuk to, itu kan sangat bermanfaat untuk menutrisi otak, dan insyaalloh setelah kecerdasan kalian peroleh, kalian akan menertawakan tindakan primitif yang kemaren.
Salam Njedindil ToniBoster
Zaenal Maarif
0 Response to "Kenapa Selalu Pakai Pedang Agama Untuk Pecahkan Telor Sembilan Naga?"
Posting Komentar